Showing posts with label dan brown. Show all posts
Showing posts with label dan brown. Show all posts

9.11.11

The Lost Symbol - Dan Brown



Taraaa~...Dan Brown lagiii~... :)
Ini buku kelimanya, The Lost Symbol atau Simbol yang Hilang. 
Buku yang ini ga kalah mendebarkannya dari 4 buku sebelumnya dan lebih tebal ! hehehe...
Kelima bukunya Dan Brown memang selalu bikin saya berdecak kagum. Ampuuuuuun Om Brown, isi otaknya tuangin dong ke saya u_u' *ngaco*

Buku ini merupakan buku ketiga yang nyeritain lagi Robert Langdon, sang symbologist Harvard. Robert Langdon diceritakan harus menolong temannya, Peter Solomon, grand master kelompok Freemason yang diculik seorang penjahat misterius. 

Si penculik menginginkan Langdon menemukan Kata yang Hilang yang disembunyikan di balik piramida suci Freemason. Konon Kata yang Hilang itu bisa membuka kekuatan rahasia yang tersembunyi dalam tubuh setiap manusia. Membuatnya memiliki kekuatan yang mendekati kekuatan Tuhan. Berhasilkah Robert Langdon menemukannya? Baca saja sendiri :p

Dalam novel ini Dan Brown menjelaskan bahwa agama yang cenderung mistis sebenarnya adalah teknologi yang belum dapat dijelaskan oleh akal manusia. Dan ilmu Noetic, adalah mata rantai yang hilang di antara keduanya.  Ia menjelaskan bagaimana keajaiban dan mukjizat yang diceritakan dalam kitab suci agama-agama sebenarnya dapat dijelaskan dengan teknologi modern. Tapi sayangnya, entah kenapa Dan Brown tidak bercerita lebih jauh mengenai ilmu ini.

Walaupun buku ini saya bisa nebak diki-dikit siapa dalangnya, tapi tetep rasa-puas-namatin-novelnya-dan-brown itu selalu aja bikin dag-dig-dug *rasa macam apa ini -.-*

Dan Brown selalu menjelaskan tentang simbol-simbol kuno, teknologi yang wahh, pengetahuan sejarah yang mencengangkan. Di sini saya juga baru tahu kalau para pendiri Amerika ternyata adalah orang-orang yang menganggap simbol-simbol bangsa kuno. Dan mereka berusaha memunculkan kembali simbol-simbol tersebut di Tanah Baru, di mana mereka jauh dari pengaruh monarki Eropa yang mengekang. 

Hmm, dan lagi ada fakta juga misteri dalam buku ini, seperti Obelisk terbesar di dunia itu ada di Amerika, bukan di Mesir, Washington D.C tuh ternyata dikasih nama "Rome" oleh founding fathers-nya Amerika, terus jiwa manusia ternyata memiliki massa dan dapat ditimbang dengan cara yang sangat sederhana, dan masih banyak lagi misteri-misteri lainnya yang selalu bikin merinding T^T.

Kayanya sih kalo udah ada "Robert Langdon" di cerita novelnya, pasti nanti bakal dibuat movie nya juga deh. Waaahhh, kebayang bakal sedetail apa nanti ceritanya. Apalagi tempat - tempat yang diceritakan di buku ini. Bikin penasaran sumpah ! I can't wait  >_<








8.11.11

The Da Vinci Code - Dan Brown



Fenomenal. Berani. Best Seller.
Hmm, banyak sebenarnya kata-kata pujian untuk novel Dan Brown yang satu ini. 3 kata itu cukup mewakili hehhe.. :)
Novel keempatnya, The Da Vinci Code terbit di tahun 2003. Ini novel Dan Brown yang pertama kali saya baca. Lalu, berlanjut ke novel lainnya hehehe..

Menggabungkan gaya detektif, thriller dan teori konspirasi, novel ini telah membantu mempopulerkan perhatian terhadap sebuah teori-teori tentang legenda Piala Suci (Holy Grail) dan peran Maria Magdalena dalam sejarah Kristen - teori-teori yang oleh Kristen dipertimbangkan sebagai ajaran sesat dan telah dikritik sebagai sejarah yang tidak akurat. 

Buku ini adalah bagian kedua dari trilogi yang dimulai Dan Brown dengan novel Malaikat dan Iblis (Angels and Demons) pada tahun 2000, di mana diperkenalkan karakter Robert Langdon. 

Buku ini dibuka dengan pengakuan Dan Brown bahwa "Semua deskripsi karya seni, arsitektur, dokumen, dan ritus rahasia dalam novel ini adalah akurat," walaupun klaim ini diperdebatkan oleh para sarjana akademisi dalam diskusi-diskusi buku.

Klaim alur cerita mengatakan bahwa Gereja Katolik telah terlibat dalam konspirasi untuk menutupi cerita Yesus yang sebenarnya. Ini menyiratkan bahwaVatikan dengan sadar mengetahui sedang hidup dalam suatu kepalsuan, tetapi mengerjakan sesuatu demi menjaga kekuasaannya.

Para penggemar *termasuk saya hehe* memuji bahwa buku ini kreatif, walaupun kritikus juga menyerang dengan mengatakan ketidakakuratannya dan tulisan yang buruk, dan mengutuk pendirian yang kontroversial pada peran Gereja Kristen. 

Buku ini menceritakan usaha Robert Langdon, Profesor "Simbologi Agama" di Universitas Harvard, untuk memecahkan misteri pembunuhan kurator terkenal Jacques Saunière (lihat Bérenger Saunière) dari Museum Louvre di Paris. 

Mayat Saunière ditemukan telanjang di dalam Louvre dan posisi seperti gambar terkenal Leonardo da Vinci, Vitruvian Man, dengan suatu pesan acak (cryptic) yang tertulis di samping tubuhnya dan sebuah Pentagram tergambar di perutnya dengan darahnya sendiri. Interpretasi dari pesan tersembunyi dalam karya terkenal Leonardo, termasuk Mona Lisa dan Perjamuan Terakhir, menjadi figur menyolok dalam pemecahan misteri ini.

Novel ini mempunyai beberapa alur cerita yang berdampingan yang menyertakan tokoh-tokoh berbeda. Kemudian semua alur cerita berjalan bersama-sama dan terpecahkan pada akhir buku.

Kusutnya misteri membutuhkan solusi bagi rangkaian problem yang sangat sulit, mencakup anagram (permainan huruf-kata) dan teka-teki angka. Solusinya sendiri menemukan hubungan erat dengan kemungkinan lokasi Holy Grail dan dan suatu perkumpulan misterius yang disebut Priory of Sion, juga Knights Templar. Organisasi Katolik Opus Dei juga digambarkan secara menyolok dalam alur cerita.

Novel ini adalah buku kedua Brown di mana Robert Langdon adalah karakter utamanya. Buku sebelumnya Malaikat dan Iblis, mengambil latar di Roma dan bercerita tentang Illuminati.

Novel ini yang pertama kali diangkat ke layar lebar. Seharusnya Angels and Demons dulu yang difilmkan. Tetapi yang menjadi best seller adalah The Da Vinci Code. Setelah sukses dengan filmnya, disusul Angels and Demons yang difilmkan. 

Seru dan menegangkan lah, keren ! Super keren !

Deception Point - Dan Brown




Buku ketiga Dan Brown diberi judul Deception Point atau Titik Muslihat. Buku ini muncul selang satu tahun dari Angels and Demons. Dan saya bisa bilang isinya benar - benar diluar dugaan -.-

Novel ini menggabungkan thiller politik dan lingkup astronomi. Dikisahkan seorang yang bernama Rachel Sexton, seorang pegawai NRO yang sekaligus sebagai putri Senat dan Calon Presiden; diutus oleh Presiden untuk meneliti penemuan NASA yang mengejutkan di Lingkar Kutub Utara. 
Namun, Rachel beserta para ilmuan sipil yang ada di sana mengungkap sebuah penipuan besar dari penemuan itu, yang bisa mendorong dunia ke dalam pertikaian. 
Untuk mecegahnya, mereka harus menemukan siapa dalang dari semua penipuan ini - tugas yang berat dan memungkinkan mereka kehilangan nyawa.

Sekali lagi saya tekankan bahwa Dan Brown memang benar-benar cerdas, jenius ! 
Petualangan di sini lebih menegangkan. Setiap membalikan halaman, semakin penasaran jadinya. Good reads :)

"Tak satu pun seperti yang terlihat - di balik setiap sudut terdapat kejutan yang mencengangkan" - Deception Point


7.11.11

Angels and Demons - Dan Brown




Karyanya Dan Brown sebenarnya sudah saya lahap habis hehehe.. :p
Waktu pertama kali lihat bukunya Dan Brown tuh tebelnya minta ampun, antara 450-500an. Dan kalo mau baca mikir-mikir dulu hehehe.. :p
But, yaa..don't judge book from its cover !
Setelah baca malah ga kerasa udah baca berapa ratus halaman dalam hitungan jam.
Habis ceritanya seruuu bangeeettt !!!

Buku keduanya ini, Angels and Demons (Malaikat dan Iblis) adalah novel misteri best-seller karya novelis Amerika Serikat Dan Brown yang diterbitkan pada tahun 2000.
Novel ini memperkenalkan tokoh Robert Langdon, seorang ahli simbol atau symbologist Harvard yang juga kemudian menjadi tokoh utama pada novel Dan Brown yang lebih dikenal, The Da Vinci Code.

Buku ini juga menggunakan gaya penulisan dan cerita yang sangat mirip dengan The Da Vinci Code, misalnya adanya teori konspirasi organisasi rahasia, alur waktu satu hari, dan Gereja Katolik Roma. Novel ini bercerita tentang konflik antara organisasi kuno, Illuminati, dengan Gereja Katolik Roma.
Novel ini juga membahas kontroversi "Antimateri", Yang disebut- sebut sebagai energi alternatif masa depan, tetapi dapat menimbulkan efek negatif, yaitu menjadi senjata pemusnah massal.

Yang paling menarik disini menurut saya adalah, Illuminati. Sebuah perkumpulan konspirasi yang tidak percaya agama dan Tuhan, tetapi mereka men-Tuhan-kan ilmu pengetahuan. Tokoh-tokoh yang ada di perkumpulan ini ternyata merupakan tokoh yang sekarang selalu ada di dalam buku-buku pelajaran di sekolah. sebut saja Leonardo da Vinchi, Isaac Newton, Gaudi, (kalo ga salah inget itu juga hehee) dan masih banyak lagi deh tokoh dunia itu. 

Terus yang keren di sini adalah ambigram, suatu kata atau phrase yang bisa dibaca lebih dari satu cara/banyak cara, bisa dari kiri ke kanan, bisa membacanya dengan cara terbalik, dan masih banyak cara yg lain. Contoh ambigram bisa dilihat tuh di gambar cover bukunya, di tulisan "Angels and Demons"-nya. Silahkan baca dari arah sebaliknya, sama lho ! :D

Oh iya, novel ini udah diangkat ke layar lebar lho sektiar 2008 apa 2009 gitu ya, saya lupa :p
Waktu pertama premier saya bela-belain antri panjang di bioskop buat dapet tiket nonton film ini -__-"
Versi movie-nya ini  Disutradarai oleh Ron Howard. Dibintangi Tom Hanks, Ewan McGregor, Ayelet Zurer.


Digital Fortress - Dan Brown





Dan Brown ini, saya cinta mati lah sama karya-karyanya.
Gimana ga ? Dia punya imajinasi luar biasa, sangat luar biasa dalam kepalanya.
Semua petualangan, kasus-kasus, dan pemecahan kode-kode rumit menjadi sebagian dari isi buku-bukunya.
Dan cerdas sekali ketika terkuak jawaban dari kode-kode itu..wahh, speechles !!
Waktu baca mata saya cuma bisa terbelalak karena terkejut, ga kepikiran jawabannya -___-'

Digital Fortress atau Benteng Digital ini terbit tahun 1997 dan saya baca waktu zaman-zaman kuliah sekitar 2008 -___- *parah kejauhan*

Sedikit review ceritanya, tentang Susan Fletcher, matematikawan jenius yang bekerja sebagai kepala divisi kriptografi National Security Agency (NSA).
Fletcher berhadapan dengan kode yang tidak bisa dipecahkan oleh komputer super NSA. Kode ini ditulis oleh Ensei Tankado, kriptografer Jepang mantan anggota NSA, yang tidak senang dengan cara-cara NSA memata-matai privasi masyarakat.

Tankado menjual kode ini di situs webnya, dan mengancam akan menyuruh temannya menyebarkan kode ini secara gratis apabila ia dibunuh.
Tankado kemudian ditemukan telah terbunuh di Sevilla, Spanyol. Fletcher bersama tunangannya, David Becker, seorang ahli bahasa yang memiliki ingatan eidetik, harus menemukan cara untuk menghentikan penyebaran kode ini.

Wah, rasain deh kalo baca ini kita kaya ditarik bener-bener ke alur ceritanya :)