Kopitiam adalah kedai kopi dan sarapan tradisional di Malaysia dan Singapura. Di Indonesia, kopitiam terutama ada di Batam dan Medan. Istilah kopitiam berasal dari kopi (Bahasa Melayu) dan kata tiam (εΊ—) yang berarti kedai dalam Bahasa Hokkien. Selain kopi, teh, atau Milo, makanan yang disediakan adalah beraneka ragam sajian sederhana, seperti telur rebus, roti bakar dengan selai srikaya. (Source : Wikipedia)
Nah, di Jakarta ada namanya Kopitiam Oey (Oey dibaca Wi) yang merupakan kedai kopi milik pakar kuliner, Bondan Winarno. Kopitiam ini sudah mempunyai beberapa cabang di Jakarta sendiri, Bali, sampai Jogjakarta. Pusatnya sendiri ada di Jalan Sabang no. 18, Jakarta Pusat.
Dari dulu memang udah pengen sekali ke tempat ini, kesampaian juga ^^~
Tempatnya ga terlalu luas, menurut saya pas untuk seukuran kedai kopi :)
Nah, di Jakarta ada namanya Kopitiam Oey (Oey dibaca Wi) yang merupakan kedai kopi milik pakar kuliner, Bondan Winarno. Kopitiam ini sudah mempunyai beberapa cabang di Jakarta sendiri, Bali, sampai Jogjakarta. Pusatnya sendiri ada di Jalan Sabang no. 18, Jakarta Pusat.
Dari dulu memang udah pengen sekali ke tempat ini, kesampaian juga ^^~
Tempatnya ga terlalu luas, menurut saya pas untuk seukuran kedai kopi :)
Di dindingnya berderet-deret gambar dan lukisan para noni Shanghai, iklan kopi aroma Bandung, dan teh tjap botol makin memperkuat kesan tempo doeloe yang unik. Selain itu, musik yang khas disini adalah keroncong dari yang langgam Jawa, perjuangan, bossanova, dan jazz. Suasana seperti ini membuat saya makin betah :)
Bangunan ini mengingatkan saya dengan gaya rumah-rumah peranakan jaman dahulu. Deretan jendela-jendela kayu dan kedua pilar di pintu masuk memperkuat kesan jadoel. (detikFood)
| sedikit dari pajangan yang ada disana :) |